“Kalau dia (berita yang disajikan) bergizi pasti tidak stunting. Kalau bergizi maka orang akan sehat, dan kalau dia bergizi pasti semua butuh,” ungkap Danny Pomanto.
Hal itu menjadi kebutuhan masyarakat, Ibarat pahitnya kopi dan manisnya gula. Pahitnya kopi adalah berita, fakta, tanpa hoax. Mau pahit maupun manis itu tetap disajikan.
“Gula adalah inovasi, yang tak pernah kering dan di sini adalah tempatnya inovasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Danny Pomanto juga mendapatkan penghargaan dari Harian BKM atas capaian satu dasawarsa menata lorong.
Penghargaan itu diberikan atas dedikasi dan eksistensi pemerintah kota di bawah kepemimpinannya menata Makassar lewat lorong.
Program strategis Pemkot Makassar selalu menyentuh sel terkecil dari kota yakni lorong. Mulai dari lorong garden hingga lorong wisata yang saat ini berjumlah 2 ribu lebih.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















