“Adapun hasil dari inovasi ini seperti keripik bayam, keripik pepaya, keripik pare, dan selanjutnya akan membuat keripik dari sayur kangkung, ” ujarnya.
Mendengar inovasi tersebut, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf menyampaikan bahwa untuk mendukung program tersebut berjalan dengan baik, maka setiap desa perlu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai wadah bercocok tanam, dengan menanam sejumlah bibit sayur yang dapat dikonsumsi sehari-hari, atau bahkan bisa menjadi ladang rupiah.
“Semua rumah bisa memanfaatkan pekarangan atau lahan kosongnya dengan menanam berbagai jenis sayur mayur, setidaknya untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga, tentu akan menghemat pengeluaran bahkan bisa menjadi usaha rumahan dengan mengolahnya menjadi bahan makanan,” jelas istri Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni ini.
Pada SMEP di Bajeng Barat, Wakil Ketua PKK Kabupaten Gowa berkesempatan meninjau langsung Kebun PKK yang beberapa sayur mayurnya siap untuk dipanen.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















