Home / Politik

Rabu, 31 Juli 2024 - 22:38 WIB

Wacana Kotak Kosong Indikasikan Demokrasi Sulsel Makin Terpuruk

Anggota DPD RI, Dr.H.Ajiep Padindang (tengah) ketika berbicara pada acara ngobrol politik jelang Pilkada dan Pilgub serentak 2024, di kafe Kanrejawa Makassar

Anggota DPD RI, Dr.H.Ajiep Padindang (tengah) ketika berbicara pada acara ngobrol politik jelang Pilkada dan Pilgub serentak 2024, di kafe Kanrejawa Makassar

“Perubahan Undang-Undang Pemilu itu sudah lama diperjuangkan oleh para Anggota DPD, namun selalu mendapat tantangan dari pimpinan partai, yang tentunya memiliki kepentingan terkait dengan ambang batas tersebut,” ungkap Ajiep.

Ajiep juga mengungkapkan, dari hasil kunjungan ke sejumlah daerah, hingga Juli ini, masih ada sekitar 50 persen daerah kabupaten/kota yang belum membayar atau melunasi insentif para petugas pemilu presiden, akibat kurangnya anggaran daerah tersebut.

Dikhawatirkan jika anggaran untuk Pilkada dan Pilgub serentak tidak mencukupi, maka dikhawatirkan juga akan menghambat proses kinerja dati petugas Pilkada dan Pilgub serentak.

Baca Juga:  Pasangan AR-RAHMAN Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada Serentak Tahun 2024

Ditambahkan, kehidupan berdemokrasi yang berkembang saat ini pada prakteknya berada dalam kehidupan demokrasi liberal, ini sangat jauh berbeda dengan demokrasi Pancasila yang diperlihatkan oleh para politikus pada masa lalu.
Kemunduran demokrasi itu tidak terlepas dari munculnya demokrasi transaksional dan money politik era oligarki, yang semuanya dihargai dengan uang atau money politik.

Modal uang menjadi hal yang utama untuk melanggengkan kekuasaan. Belum lagi politik dinasti yang dicontohkan para pejabat yang berkuasa dengan berusaha menempatkan istri, anak dan menantu untuk maju Pilkada dan Pilgub.

Baca Juga:  Urai Program Kerja Saat Jabat Bupati, Amran Mahmud: Berobat Cukup Perlihatkan KTP

Politik uang ini cenderung merusak tatanan mencari pigur pimpinan dari kader partai, karena semua orang berpeluang maju se agak calon bupati, walikota dan gubernur sepanjang mampu membiayai seluruh proses Pilkada maupun Pilgub dalam meraih simpati masyarakat.

Dengan kata lain yang lebih kasar, calon pimpinan itu bisa lolos sepanjang memiliki anggaran untuk disetorkan ke partai. (*).

Share :

Baca Juga

Politik

Perkuat Silaturahmi di Penghujung Ramadan, Partai Gerindra Makassar Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus

Politik

PAN Sulsel Tetapkan Andi Merly Iswita Jadi Ketua DPD PAN Wajo Periode 2025–2030

Politik

Perkuat Solidaritas, Golkar Makassar: Siap Putar Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Politik

Wali Kota Munafri: Partai Politik Penyeimbang Kebijakan Pemerintah Kota

Politik

Perkuat Silaturahmi Menuju 2029, Munafri Hadiri Temu Kader Golkar Sulsel di Takalar

Politik

Hadiri Muswil PKS Sulsel, Munafri: Sinergi untuk Pembangunan Makassar

Politik

ELSHAM Papua Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pilgub Papua 2025

Politik

Hayat Siap Kawal  DPW Perindo Sulsel Jadi Contoh di Indonesia