Home / Pendidikan / Sulsel

Rabu, 7 Agustus 2024 - 07:52 WIB

Fakultas Pertanian Unhas Aktifksn Proliga Peningkatan Produktivitas Cabai Petani

Masalah utama sebagai dasar melaksanakan kegiatan tersebut, jelas guru besar yang juga alumni SMA Negeri 1 Makassar ini, kurangnya pengetahuan petani terkait teknik pertanian modern seperti penggunaan pupuk organik, pengendalian hama dan penyakit secara efektif.
Selain itu, kendala juga dihadapi karena terbatasnya akses petani terhadap teknologi dan informasi pertanian yang inovatif dan terbaru.

Untuk mencari solusi dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, terang Prof. Fachirah,  tim yang dipimpinnya melakukan pelatihan dan pendampingan teknis secara intensif kepada petani tentang penggunaan teknologi pertanian modern, dalam hal ini menerapkan teknologi program lipat ganda (Proliga) yang merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian RI melalui Badan Litbang Pertanian.

Baca Juga:  Pj Gubernur Sulsel Atensi Khusus Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Dijelaskannya, paket teknologi yang diintroduksi yakni, (1) Sistem persemaian sehat, (2) Penggunaan varietas unggul yang adaptif, (3) Peningkatan populasi tanaman sampai 30.000 tanaman/ha, (4) Pelaksanaan pengelolaan hara, tanah dan air, (5) Pengendalian biochar, pupuk organik, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati dari bahan lokal kelompok tani.

“Tujuan kegiatan pengabdian ini secara langsung berfokus untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya anggota Kelompok Tani Tunas Muda di Desa Parangmata, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar melalui pendampingan teknis,” bebernya.

Baca Juga:  IKA SMANSA 82 Gelar Syukuran di Hotel Pandanaran Semarang

Selain itu, tambah Prof. Fachirah, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat petani. Juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dalam pembangunan lokal.

“Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan persemaian serta penanaman cabai di pekarangan. Kelompok tani diajarkan cara menyiapkan bibit sehat dengan naungan atap plastik UV. Selain itu pula, diajarkan pembuatan pupuk, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati, serta biochar,” tandasnya.(manaf)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya