
“Inovasi sangat penting dalam setiap aksi perubahan, inovasi adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan dan relevansi perubahan yang kita lakukan,” tuturnya.
Salah satu peserta pelatihan kepemimpinan administrator, NAJMA ISHAK, ST., M.Si, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Wajo menjelaskan bahwa inovasi yang dibuat adalah “Baseline Menuju Kota Tanpa Kumuh” (Sejuk KOTAKU).
Hal ini terkait ketersediaan data dan profil kawasan kumuh berdasarkan 7 indikator kumuh yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Dari data Baseline yang ada maka dapat disusun profil kumuh suatu kawasan dan dapat ditentukan program kegiatan yang merupakan jawaban dari permasalahan kekumuhan pada suatu kawasan.
Data, Profil dan Program kegiatan tersebut dapat diakses oleh stakeholder terkait untuk berkolaborasi dalam penanganan kumuh di Kab. Wajo. Harapannya wilayah Kab. Wajo akan bebas dari kekumuhan dan masyarakat lebih sejahtera, Tuturnya.(*)
















