Andi Bataralifu mengungkapkan, saat ini sudah 25 Desa Wisata yang tercatat dalam SK Bupati Wajo yang memiliki keunikan dan siap untuk dijual dan pada akhirnya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat terutama peningkatan perekonomian dengan tetap mengedepankan pariwisata yang berkelanjutan.
“Kita harapkan pilar-pilar seperti pemerintah, pengusaha, akademisi, media massa dan masyarakat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan Desa Wisata di Wajo,” ujarnya.
Bataralifu mengharapkan kedepannya tetap dapat berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Politeknik Pariwisata Makassar dalam pengembangan Kepariwisataan di Bumi Lamaddukkelleng.(Humas Pemda)
















