Adapun enam aspek penilaian sehingga Gowa mampu meraih penghargaan ini yakni menjaga fungsi kebersihan drainase dan sanitasi, pengelolaan sampah berdasarkan sistem 3R, upaya untuk melakukan pembibitan penanaman dan pemeliharaan pohon maupun tanaman, melakukan konservasi air, konservasi energi dan inovasi terkait lingkungan hidup.
“Semoga kedepan semakin banyak sekolah kita yang meraih penghargaan serupa sebagai bukti komitmen bersama kita dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Rivan Maulana mengatakan dalam melakukan pengusulan, pihaknya melalui beberapa tahapan, dimana salah satu syarat utamanya yakni dipersiapan paling cepat sejak setahun belakangan.
“Sebelum penilaian oleh KLHK, syarat utama pengajuan sekolah calon peraih Adiwiyata kita persiapkan jauh-jauh hari, karena sekolah yang diusulkan mislanya untuk mengikuti Adiwiyata Nasional maka sekolah tersebut wajib telah mendapatkan Adiwiyata Ptovinsi sebelumya, begitupun yang mengikuti Adiwiyata mandiri juga harus sudah pernah mendapatkan Adiwiyata Nasional, sehingga setelah kita melakukan pengajuan Alhamdulillah enam diantaranya meraih penghargaan ini,” katanya.
Ia berharap kedepannya sekolah peraih Adiwiyata ini menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain dan dipersiapkan sejak hari ini agar predikat yang diraih Gowa bisa dipertahankan bahkan semakin banyak lagi sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri yang merupakan pertama kalinya diraih oleh Kabupaten Gowa.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















