Home / Sulsel

Rabu, 27 November 2024 - 15:39 WIB

Nyoblos di Rujab, Bupati Gowa Harap Partisipasi Pemilih 83 Persen

MEDIASINERGI.CO GOWA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan menggunakan hak pilihnya di TPS 004 Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu yang berlokasi di Halaman Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu 27 November 2024.

“Ahamdulillah kami melihat antusias masyarakat mulai dari pagi sampai siang ini sudah sangat baik khususnya di TPS 004 ini, sehingga kami ingin partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa itu terus mengalami peningkatan dibandingkan pemilihan sebelumnya,” ungkap orang nomor satu di Gowa ini.

Adnan menyebut, partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa terus mengalami peningkatan. Dimana pada Pemilu 5 tahun lalu partisipasi pemilih mencapai 77 persen, kemudian saat kembali mencalonkan bupati pada Pilkada tahun 2020 partisipasi pemilih kita berada di angka 79 persen, lalu pada Pemilu (Pilpres) kemarin terjadi peningkatan lagi yakni sekita 82 persen. Sehingga diharapkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 ini mampu mencapai 83 persen.

Baca Juga:  Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan, Andi Hadi: Hak Guru Juga Perlu Diperhatikan

“Setiap pelaksanaan pemilihan alhamdulillah partisipasi kita meningkat. Ini menunjukkan bahwa tingkat demokrasi di Kabupaten Gowa semakin membaik, dan semakin menunjukan kedewasaan dalam berdemokrasi, terlebih salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan Pilkada dan Pemilu itu berada di tingkat partisipasi pemilih karena semakin tinggi partisipasinya maka tingkat kesadaran masyarakat juga semakin tinggi,” jelasnya.

Terkait potensi adanya kecurangan di TPS kata Adnan, hal tersebut sangat kecil terjadi. Pasalnya setiap TPS memiliki saksi dari paslon, baik paslon calon bupati maupun calon gubernur. Tak hanya itu pemilihan pun dilakukan secara transparan atau bisa dilihat secara bebas oleh masyarakat saat penghitungan suara.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang, Panwascam Sabbangparu Libatkan Pemerintah Setempat

“Semuanya bisa melakukan pengawasan dan kami lihat tidak ada satupun TPS yang tidak memiliki saksi baik saksi untuk Gubernur maupun Bupati. Oleh karena itu jika mendengar isu-isu kecurangan di TPS itu sangat kecil karena yakin dan percaya saat perhitungan dilakukan semua orang bebas melihatnya ditambah zamannya media sosial, begitu selesai hasil bisa langsung difoto bisa disebar ke mana-mana. Jadi saya pikir untuk kecurangan-kecurangan itu sulit untuk dilakukan, karena dengan pengawasan dan transparansi kami yakin itu bisa diminimalisir atau tidak terjadi di wilayah kita,” tegas Adnan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Makassar

Suwardi Thahir Tegaskan Kontingen PWI Sulsel Siap Unjuk Gigi di Porwanas XV Lampung

Sulsel

Pemkot-DPRD Makassar Sepakati KUPA-PPAS Perubahan 2026

ENREKANG

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM BPD Pattonddonsalu

Sulsel

TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch

PINRANG

Ketua DPW PBB Sulsel Roadshow Panaskan Mesin Partai Bulan Bintang

Makassar

Jejak Panjang Sang Seniwati, Dra. Hj. Murtini Suharto Daeng Te’ne

PINRANG

Lurah Benteng Sawitto Serahkan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Tidak Mampu