Dalam perbincangan seusai salat Ashar, Ustaz Lahamuddin membagikan Jadwal Imsakiyah Ramadan 1446 H/2025 M yang memuat nama-nama tokoh pendukung pergerakan lembaganya.
Ia juga berhasil merangkul berbagai kalangan, mulai dari ustaz dan ustazah yang bergerak di bidang usaha perbengkelan, peternakan, penggarapan sawah, hingga pembinaan taman pendidikan Al-Qur’an. Semua ini dilakukan dengan semangat keikhlasan dan pengabdian yang tulus.
Di saat banyak teman-teman seangkatannya di Fakultas Dakwah dan Komunikasi telah menjadi pejabat dan pemimpin lembaga keagamaan, Ustaz Lahamuddin tetap teguh di jalur perjuangan mandiri.
Ia membangun dan membina umat dengan penuh ketabahan serta keyakinan bahwa dakwah tidak selalu harus berada di bawah institusi resmi, tetapi bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih dekat dengan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya, Ustaz Lahamuddin pernah mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci melalui jaringan Ir. H. Mathori, sosok yang berperan dalam pembangunan Masjid Besar Al-Abrar menjadi tiga lantai.
Meski Ir. H. Mathori telah berpulang ke rahmatullah, jejak perjuangannya tetap dikenang, termasuk oleh Ustaz Lahamuddin yang terus melanjutkan misi pembinaan umat.
Semoga perjuangan dan keikhlasan Ustaz Lahamuddin dalam membangun dan membina generasi Islam terus memberikan manfaat bagi umat.(sdn)
















