Sistem ini memungkinkan panitia memantau jumlah khataman yang masuk secara akurat.
“ Kegiatan khataman Al-Quraa ini kerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Wajo untuk memastikan pendaftaran serta verifikasi berjalan secara digital dan real-time,” jelas Abdul Hafid.
Selain melibatkan BKMT masjid-masjid, imam masjid, pesantren, dan majelis taklim lainny.
Sementara Rukman Nawawi Pengurus Masjid Jami’atul Khaeriyah mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum luar biasa dalam menghidupkan tradisi membaca Al-Qur’an di bulan suci yang penuh berka pada bulan Ramadan.
Malam Nuzulul Qur’an pada malam 17 Ramadhan merupakan peringatan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Minggu malam memiliki kemuliaan yang luar biasa, bahkan dalam Surah Al-Qadr disebutkan bahwa malam turunnya Al-Qur’an lebih baik dari seribu bulan.
Umat Islam diharapkan untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan amal kebaikan.
“Segala perbuatan baik di malam itu nilainya berlipat ganda di sisi Allah SWT. Bukan hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga shalat, sedekah, dan perbuatan baik lainnya,” tambah (ainun)
















