Selain itu, seorang Bintara sebagai tulang punggung satuan harus mampu mencerminkan dirinya sebagai sosok prajurit profesional serta mencerminkan perilaku keteladanan yang ditopang oleh keimanan dan ketakwaan yang mampu merefleksikan integritas pribadi yang utuh.
“Jadi pendidikan dasar yang telah diikuti ini sangat penting dalam membentuk calon prajurit menjadi seorang Bintara yang profesional melalui tempaan intelektual, fisik dan mental. Saya berharap, pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatkan serta prestasi yang dicapai selama pendidikan, dapat dijadikan motivasi untuk mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” harapnya.
Untuk itu, Pangdam Hasanauddin berpesan kepada para mantan prajurit siswa untuk mempersiapkan fisik dan mental dengan baik untuk menjalani proses pendidikan lanjutan, yaitu pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing.
Dengan senantiasa memahami, menghayati, dan mengamalkan pedoman hidup prajurit, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI, sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















