Sementara Pengurus Masjid Nurul Hidayah Pa’lalakkang, H. Baso Sau, S.Pd, M.Si melaporkan bahwa masjid ini berdiri pertama pada tahun 1970-an, dan termasuk masjid tertua kedua di Galesong dan sudah dilakukan renovasi dua kali.
“Renovasi pembangunan masjid ini merupakan inisiatif kami bersama tokoh-tokoh di Desa Pa’lalakkang dengan berbagai pertimbangan, dan melihat kondisi masjid yang bagian atap sudah tidak memungkinkan sudah banyak yang rusak dan posisi bangunan masjid sudah sangat rendah dari posisi jalan,” jelasnya.
Sebagai apresiasi dan dukungan dalam renovasi pembangunan masjid ini, Bupati Takalar memberi bantuan berupa 50 zak semen.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Galesong, Kabag Protokol Setda Takalar, Kepala Desa Pa’lalakkang dan para Tokoh Masyarakat setempat.(jk)
















