Home / Pendidikan / Sulsel

Kamis, 8 Mei 2025 - 18:09 WIB

Kisah Naila, Anak Buruh Bangunan yang Disorot Prabowo

Sejak kelas 3 SD, Naila sudah mendapat bantuan pendidikan lewat Program Indonesia Pintar (PIP). Dengan beasiswa Sekolah Rakyat, Naila akan melanjutkan pendidikan menengah di sekolah berasrama. “Saya ingin jadi guru, supaya bisa bantu anak-anak lain untuk pintar,” kata Naila sambil tersenyum malu.

Program Sekolah Rakyat: Ikhtiar Memutus Rantai Kemiskinan

Dalam pidatonya pada acara Halalbihalal Purnawirawan TNI AD di Balai Kartini, Jakarta, 6 Mei 2025, Presiden Prabowo menyampaikan tekad membangun minimal 100 sekolah berasrama setiap tahun bagi keluarga miskin ekstrem.

“Saya ingin memutus rantai kemiskinan. Kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak boleh jadi pemulung juga,” tegas Prabowo.

Baca Juga:  Danny Pomanto: Idul Adha Momentumnya Persatuan dan Kekompakan

Proses seleksi peserta Sekolah Rakyat dilakukan melalui verifikasi data Kementerian Sosial, Kementerian PAN-RB, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Program ini dimulai dengan 53 titik di berbagai daerah dan akan diperluas menjadi 200 lokasi.

Kurikulum fleksibel berbasis asrama dan sistem multi-entry–multi-exit memungkinkan peserta didik berkembang sesuai potensi.

Harapan Masa Depan

Keluarga Naila saat ini hidup di tanah pinjaman milik seorang warga bernama Pak Wahab. Mereka tinggal bersama empat kepala keluarga lain dalam satu bangunan semi permanen di tengah lingkungan perumahan elite Makassar.

“Kami tinggal di sini sudah delapan tahun. Kalau sewaktu-waktu pemilik minta, ya kami pindah,” ujar Ancu yang sempat mendapat tawaran relokasi ke Maros dari Kemensos.

Baca Juga:  April 2023, Sektor Transportasi Penyumbang Inflas terbesar di Sulsel

Meski berat, Ancu dan keluarganya kini memiliki harapan baru. Harapan bahwa Naila bisa mengangkat derajat keluarga lewat pendidikan. Harapan yang berangkat dari lorong kecil Makassar, tapi kini didengar hingga ke Istana.

Kisah Naila mencerminkan wajah Indonesia yang masih penuh kesenjangan, namun juga penuh harapan. Di tengah keterbatasan, pendidikan tetap menjadi jembatan perubahan. Dan hari ini, Naila berdiri di ujung jembatan itu, siap melangkah ke masa depan.(sdn)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan, Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin

Sulsel

Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan

Sulsel

Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Munafri Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar

Makassar

Jelang Konferensi PWI Sulsel, MEDIA SINERGI GROUP Konsolidasi di Makassar

Sulsel

Wali Kota Munafri: MHM 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM

Makassar

Konferensi PWI Sulsel Forum Konsolidasi Organisasi

PWI

Amrullah Nomor 1, Suwardi Thahir Nomor 2

Sulsel

BSI KCP Sengkang Sudirman Hadirkan Layanan Terbatas dan Weekend Banking: Solusi Mudah Transaksi di Hari Libur