Home / Sulsel

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:08 WIB

Lakukan Pembenahan, PDAM Makassar Akan Rampingkan Jumlah Karyawan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar menggelar konferensi, bertempat di RM Istana Laut Makassar, Jum’at 9 Mei 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi, tranparansi mengenai kondisi perusahaan, langkah-langkah yang telah diambil, serta rencana strategis ke depan dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad menyampaikan salah satu fokus utama perusahaan adalah pembenahan pelayanan air bersih di wilayah utara dan timur Kota Makassar.

Dua kawasan yang sejak berdirinya Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar belum mendapatkan layanan secara maksimal.

“Persoalan di wilayah utara dan timur ini adalah warisan yang belum terselesaikan sejak awal berdirinya perusahaan. Kita sudah menyiapkan anggaran dan tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai untuk menentukan titik-titik koneksi. Apakah menjadi kewenangan balai provinsi atau pemkot. Harapan kami, dengan kejelasan kewenangan, koordinasi bisa berjalan lebih baik,” jelas Hamzah.

Baca Juga:  Wawali Makassar Bentuk Tim Khusus Atasi Anjal

Selain itu, dari sisi internal, Hamzah menegaskan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia. Ia menyebutkan bahwa akan dilakukan penataan SDM, termasuk perampingan jumlah karyawan sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi keuangan dan hasil audit BPKP yang menemukan adanya kerugian serta tidak idealnya rasio pegawai. Dimana menurut Permendagri, idealnya 4-5 pegawai melayani 1.000 pelanggan.

Baca Juga:  Pengurus IKA Smansa 2025-2029 Dilantik, Semangat Baru Dalam Kolaborasi Lintas Generasi

“Jika tidak ditindaklanjuti, hal ini bisa berdampak hukum. Penataan SDM ini murni untuk kepentingan perusahaan, tidak ada sangkut paut dengan urusan politik ataupun dendam personal,” tegasnya.

Tak hanya itu, Hamzah juga mengungkapkan bahwa tingkat kehilangan air di Perumda masih tergolong tinggi, yakni mencapai hampir 50%. Salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya meter air pelanggan yang sudah tua. Dari total sekitar 180 ribu meter pelanggan, sekitar 50 ribu di antaranya berusia lebih dari tujuh tahun, padahal masa pakai idealnya adalah empat tahun.

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan

ENREKANG

BAZNAS Enrekang Pindah, Eks Kantor Bupati Jadi Lokasi Baru

Sulsel

Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023