Home / Sulsel

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:21 WIB

Berkunjung ke Sekolah, Anggota DPRD Adi Akbar Dengarkan Kisah Pilu Kepsek SMPN 27 Makassar

Ia pun menjelaskan bahwa untuk penerimaan kouta tahun ini, kami hanya menerima IX kelas.

Diakhir keterangannya, H. Nurdin juga menceritakan kepada Adi Akbar bahwa dulu dirinya pernah mendapatkan Ruang Kelas Baru (RKB) di tahun 2011. Dan dana tersebut tidak dicairkan senilai Rp78.200.000 dengan alasan laporan tidak selesai di bulan Desember.

“Bagaimana caranya, bukan saya yang membuat pelaporan, tetapi konsultan yang membuat pelaporan itu. Sedangkan waktu kami rapat di Dinas, katanya itu tanggung jawab saya selaku kepala sekolah karena adaji dananya,” ungkapnya.

Ia pun berupaya selesaikan tetapi pada saat termin tiga dananya tidak turun pak. “Jadi saya pakai dana pribadi untuk membangun itu RKB. Uang pribadi saya pak, saya pakai untuk cor itu pak. Sampai sekarang 5 tahun tidak ada kabarnya untuk digantikan saya punya dana pribadi. Padahal ini adalah tanggung jawabnya pemerintah pusat, tapikan ini masuk di kas daerah Pak Dewan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ramdhan Pomanto Bakal Resetting Pejabat di Bulan Agustus ini

“Berkali-kali saya pertanyakan setiap berganti kepala dinas. Saya selalu bertanya, siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini. Bahkan saya di suruh siasati saja dengan dana bos, tetapi saya tidak mau mengambil resiko besar. Harapan saya semoga dana saya bisa kembali pak dewan,” tutupnya.

Usai mendengarkan pemaparan terkait juknis SPMB dan cerita pilu yang dialami oleh Kepsek SMPN 27 Makassar, Anggota DPRD Kota Makassar, Adi Akbar, melanjutkan kegiatan dengan melihat atau memantau keadaan sekolah, khususnya bangunan yang di maksud oleh kepala sekolah.

Baca Juga:  Tersisa 13 Persen Non-ASN OPD dan Guru Pemkab Wajo Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Menanggapi cerita Kepsek 27 Makassar, Adi Akbar berharap semoga dinas terkait dapat membantu.

“Saya juga baru tau ada seperti ini. Dimana ada pembangunan yang masih simpan siur, bahkan saya sempat mendengar dari cerita kepsek ternyata dana untuk membayar kekurangan dari pada kontraktor itu dana milik pribadi Kepsek 27 Makassar. Kami berharap semoga apa yang dialami kepsek sampai saat ini dapat segera mungkin terbantukan,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

PINRANG

UPT SDN 13 Pinrang Terus Berbenah

Sulsel

Munafri Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan

Sulsel

Tak Hanya Kirim Tangki, Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor Dalam Atasi Kekeringan

Sulsel

Wali Kota Munafri Kenalkan dan Ajak Mahasiswa Baru Manfaatkan Fasilitas MCH dan Lontara Plus

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel