Home / Sulsel

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:12 WIB

Kandang Petelur “Merah Putih” dari Charoen Pokphand untuk Kelompok Peternak Kaum Disabilitas Gunung Kidul

Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto SE MM dalam sambutannya di Nglipar mengapresiasi langkah PT Charoen Pokphand Indonesia, Tbk dengan program CSR Hibah Kandang Ayam Petelur Modern ini di wilayahnya, Gunungkidul. “CSR ini tentu akan memberi manfaat luas bagi dunia Pendidikan tinggi bidang Peternakan dalam UGM yang diampu Fakultas Kedokteran Hewan, sehingga ini juga akan memberi manfaat bagi masyarakat Gunungkidul. Kami sangat percaya bahwa apa yang diberikan Charoen Charoen Pokphand ini adalah yang terbaik dan patut dibanggakan,” ujar Joko Parwoto.

Joko bahkan mengungkapkan, bahwa apa yang telah dilakukan Charoen Pokphand bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol dari kolaborasi besar antara dunia pendidikan, industri dan masyarakat yang selaras dengan Visi Gunungkidul Raya yang Adil, Makmur, Lestari dan Berkeadaban.

Baca Juga:  Bupati Daeng Manye Perjuangkan Empat Kampung Nelayan Merah Putih untuk Takalar di KKP

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Kementrian Pertanian RI Prof Dr Ir Ali Agus DAA DEA IPU ASEAN Eng menyambut Bahagia bahwa apa yang sudah disaksikannya, bantuan CSR Hibah dan Pembangunan Closed House Layer FKH UGM dan Bantuan Kandang Ayam Petelur kepada masyarakat, termasuk penyandang disabilitas ini memiliki makna strategis sejalan dengan apa yang telah menjadi program pemerintah dalam dunia Pendidikan, Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan.

Prof Dr Ir Agus Ali mengapresiasi program Kandang Petelur Merah Putih PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memberdayakan masyarakat di berbagai sektor guna mendukung ketahanan, termasuk ketahanan pangan.

Baca Juga:  Debit Air Baku Menurun, Beni Iskandar Cek Langsung ke Bendungan

“Jangan biarkan setiap jengkal tanah pun tidak digunakan untuk pertanian atau peternakan. Ini bagaimana kita bisa mewujudkan ‘integrated farming’ optimalisasi lahan yang disebut lahan Merah Putih.

Di Gunungkidul, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk ini juga menyerahkan hibah Kandang Petelur Modern kepada Fakultas Kedokterah Hewan Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta.

Dekan FKH UGM, Prof drh Geguh Budipitojo dalam sambutan juga merespon positif hibah ini. Dia bahkan menilai bantuan ini akan mendekatkan proses pembelajaran mahasiswa dengan aktivitas industri, khususnya bidang perunggasan.

“Ini akan memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa terkait praktik peternakan modern. Fasilitas ini juga akan bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin belajar tentang peternakan modern,” ujar Dekan FKH UGM. (r)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Sulsel

Wali Kota Munafri Dorong Kolaborasi dengan Indosat Percepat Transformasi Digital

SOPPENG

Wabup Soppeng Tinjau Pembangunan Gedung SR 64

Sulsel

Di Tengah Maraknya Pembangunan di Wajo, Musmuliadi Soroti Legalitas Sumber Material

Sulsel

Wali Kota Munafri Serahkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Tamalate

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja

Sulsel

Lontara Plus Bakal Dilengkapi Prakiraan Cuaca BMKG, Munafri: Sangat Bermanfaat untuk Masyarakat

Sulsel

Dinilai Sukses Kelola CSR, Wajo Terima Kunjungan Studi Tiru Pemkab Barru