Munafri juga mendorong semua instansi untuk mempercepat langkah-langkah teknis dan administratif agar koneksi jaringan pipa segera terealisasi.
“Kami akan terus mendorong koordinasi lintas sektor agar proses ini tidak terhambat, karena kebutuhan masyarakat tidak bisa menunggu terlalu lama,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BBPJN Sulsel, Asep Syarip Hidayat, menegaskan dukungan terhadap rencana PDAM, namun memberikan catatan teknis penting terkait lokasi pemasangan pipa.
“Kami mendukung penuh rencana PDAM. Tapi perlu ditegaskan, pemasangan pipa tidak boleh di badan jalan nasional karena berisiko tinggi terhadap kebocoran dan kerusakan jalan,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya telah mencapai kesepakatan awal dengan PDAM bahwa pemasangan akan dilakukan di zona aman.
“Kalau di dekat saluran atau bahu jalan, kami bisa menyepakatinya. Itu lebih aman secara teknis dan mudah jika sewaktu-waktu dibutuhkan perbaikan,” jelasnya.
Ia menegaskan BBPJN siap mendukung dengan asistensi teknis sepanjang perencanaan dan pelaksanaan sesuai ketentuan.
Untuk diketahui, Distribusi jaringan pipa akan difokuskan untuk melayani kawasan padat penduduk di wilayah utara dan timur Makassar.
Wilayah utara, Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, dan sebagian Bontoala, seperti Jalan Sabutung Baru, Barukang, Cambaya, Sultan Abdullah, Galangan Kapal, dan Pannampu.
Sementara itu, Wilayah timur meliputi Kecamatan Manggala dan Tamalanrea, termasuk Antang, Borong, Bitowa, Kapasa, Bira, dan Parangloe.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















