“Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Makassar sebagai kota inklusif dan berdaya saing, dengan pertumbuhan yang seimbang antara pembangunan dan peningkatan kualitas hidup warga,” jelasnya.
Munafri menegaskan, program yang dirancang secara menyeluruh, dimulai dari pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat, hingga mendorong kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan.
Pemerintah Kota Makassar dukungan penuh berbagai bentuk konten dan karya perfilman dinilai mampu menjadi media efektif untuk mengangkat serta melestarikan budaya lokal.
Sementara, Riri sendiri menekankan pentingnya dukungan struktur dan program berkelanjutan agar ekosistem kreatif dapat tumbuh dan menjangkau masyarakat luas.
“Ini memberikan banyak hal bukan hanya dalam perfilman, tetapi juga mengangkat kembali budaya kita yang kaya,” jelas Riri.
Lebih lanjut, Riri mendorong agar struktur creative hub diperdalam dan diperkuat. Ia menyarankan penyusunan dokumen program yang konkret agar dapat membuka koneksi dengan event-event kreatif berskala besar.
“Struktur Makassar creative hub perlu dipetakan agar bisa menjadi pondasi kolaborasi lintas sektor,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















