Home / Advertorial / Sulsel

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:36 WIB

Menyuarakan Perempuan, Menggerakkan Wajo

Belajar bukan soal siapa yang paling tahu, tapi siapa yang paling terbuka untuk tumbuh. Bersama Novita Hardini, istri Bupati Trenggalek, Hj. Fatmawati Andi Rosman berbagi inspirasi dan pengalaman di tengah hangatnya Women Program Munas APKASI

Belajar bukan soal siapa yang paling tahu, tapi siapa yang paling terbuka untuk tumbuh. Bersama Novita Hardini, istri Bupati Trenggalek, Hj. Fatmawati Andi Rosman berbagi inspirasi dan pengalaman di tengah hangatnya Women Program Munas APKASI

Catatan Perjalanan Hj. Fatmawati Andi Rosman di Women Program Munas VI Apkasi

MEDIASINERGI.CO MANADO — Jumat pagi, 30 Mei 2025. Udara sejuk mengalir di sekitar The Sentra Hotel, Minahasa Utara. Di ruang konvensi yang riuh oleh suara perempuan dari berbagai penjuru negeri, Hj. Fatmawati Andi Rosman tampak duduk tenang. Di hadapannya, pembicara tengah menjelaskan teknik dasar public speaking. Sorot mata Fatmawati tak lepas dari panggung.

Bukan tanpa sebab ia datang jauh-jauh dari Wajo, Sulawesi Selatan. Kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo ini di ajang Women Program, rangkaian Munas VI Apkasi 2025, adalah langkah yang bukan sekadar simbolik. Ia datang untuk belajar.

Baca Juga:  Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Wajo Ajak Masyarakat Gotong-Royong Bangun Peradaban

“Ini pertama kalinya saya ikut forum seperti ini. Tapi langsung terasa manfaatnya,” kata Fatmawati kepada MEDIA SINERGI.CO

“Saya jadi tahu bagaimana memimpin dengan percaya diri, dan bagaimana UMKM perempuan bisa dibangun dari bawah.”

Bersama perempuan tangguh dari seluruh penjuru negeri, menimba ilmu, membagi semangat, dan merajut sinergi. Hj. Fatmawati Andi Rosman hadir di Women Program Munas VI APKASI, memperkuat peran PKK dalam membangun perempuan yang mandiri dan berdaya

Ruang Belajar yang Nyata

Program ini dirancang untuk satu tujuan: memperkuat kapasitas perempuan dalam kepemimpinan, komunikasi, dan kewirausahaan. Tapi suasana di dalam ruangan tak menyerupai kelas formal. Lebih menyerupai perkumpulan para perempuan yang ingin tumbuh bersama. Tak sedikit yang mencatat. Tak sedikit pula yang mencatat sambil bertanya.

Baca Juga:  Kantor Korwil Dikbud Kecamatan Paleteang di Resmikan Kadis Dikbud Pinrang

Fatmawati datang tak sendiri. Beberapa pengurus TP PKK Kabupaten Wajo turut mendampingi. Dalam formasi kecil itu, ia menyusun strategi di sela-sela diskusi. Bagi mereka, pelatihan ini bukan akhir, melainkan titik berangkat untuk membentuk gerakan perempuan yang lebih aktif di kabupaten yang dikenal dengan julukan Bumi Lamaddukelleng itu.

“Kalau pulang nanti, kami akan bawa model pelatihan seperti ini ke tingkat kecamatan. Banyak kader PKK di Wajo yang cerdas dan semangat, tinggal diberi ruang dan arah,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Makassar

Pererat Silaturahmi Pasca-Lebaran, Brother Tennis Clu Gelar Halal Bihalal

Sulsel

Fokus Kebersihan, Kecamatan Manggala Sasar Titik Rawan Hingga Perbatasan Gowa

Sulsel

Janji Munafri Terbukti, 40 Lampu Solar Cell Terpasang di Wilayah Kepulauan

Sulsel

Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang merotasi dua kepala puskesmas

Sulsel

Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos

Makassar

Zainal Arifin Paliwang Hadiri Turnamen Domino SMANSA 82: Merawat Persaudaraan di Atas Meja Laga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya