Catatan Dari Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Wajo
MEDIASINERGI.CO WAJO — Udara pagi di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo terasa berbeda pada Minggu, 29 Juni 2025.
Di antara deretan kursi, wajah-wajah penuh harap menyambut sebuah lembaran baru dalam perjalanan olahraga daerah. Di podium, Wakil Bupati Wajo, H. Baso Rahmanuddin, berdiri tegak, menyampaikan sambutan dengan suara penuh keyakinan.
“Ini bukan sekadar pelantikan,” katanya. “Ini penanda era baru bagi olahraga kita. Era sinergi, di mana seluruh potensi harus ditautkan menjadi satu kekuatan.”
Ia tak sedang berlebihan. Pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wajo periode 2025–2029 memang berlangsung di momentum yang nyaris sempurna. Ketika Porprov Sulawesi Selatan 2026 kian dekat, dan Wajo telah dipercaya menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Bone.
Dalam sambutan yang mengalir tenang namun berisi, Baso Rakhmanuddin menyebut kepengurusan ini sebagai masa keemasan pembinaan olahraga di tanah Lamadukkelleng.
Pemerintah, katanya, tak akan menjadi penonton. Di tengah kekurangan mereka siap memberi sokongan penuh—anggaran, program, hingga fasilitasi—demi kemajuan atlet lokal yang telah lama menanti panggungnya.
Namun bukan hanya semangat yang mengisi ruangan hari itu. Sebuah inovasi juga diperkenalkan: Kodeka, akronim dari KONI Maradeka—sebuah aplikasi digital yang dirancang sebagai pusat informasi, pendataan atlet, hingga distribusi program olahraga.
















