Appi juga menegaskan bahwa perpindahan jabatan harus menjadi momen introspeksi dan inovasi. Ia mengajak para pejabat yang dilantik untuk membawa semangat positif dari jabatan sebelumnya, sekaligus meninggalkan praktik-praktik negatif.
“Di tempat baru pasti ada tantangan baru dan harapan baru. Bawalah hal-hal positif dari tempat lama, dan tinggalkan hal-hal negatif. Bangunlah chemistry baru, ciptakan semangat kerja baru, demi dampak maksimal dalam pelayanan dan pembangunan kota,” ujarnya.
Pelantikan ini, menurut Munafri, bukan sekadar rutinitas birokrasi, tetapi juga ruang ujian kepemimpinan dan kolaborasi antarorganisasi. Ia berharap para pejabat mampu membangun tim kerja yang solid dan padu, yang siap mendorong percepatan program-program prioritas Pemkot Makassar.
“Di sinilah diuji kematangan, leadership, dan kemampuan pendekatan personal. Satu dengan yang lain harus bisa membentuk tim yang kuat, tim yang punya daya dobrak,” katanya.
Tak lupa, Munafri juga mengapresiasi kehadiran Forkopimda yang selama ini terus mendukung langkah strategis Pemkot Makassar. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Apa yang dilakukan hari ini semoga menjadi bagian dari gerakan bersama kita dalam memajukan pelayanan dan pembangunan Kota Makassar,” pungkasnya.(jk)
Adapun jabatan strategis dilantik:
1. Hasanudin, S.STP., M.Si, sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar, Eselon 2B.
2. Fajrin Hamid Pagarra, S.STP, sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Umum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Eselon 3B.
3. Firnandar Sabara, S.STP., M.Si, sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Eselon 3A.
4. Syamsul Bahri, sebagai Sekretaris merangkap, Plt Damkarmat.
5. Muh Fadli, sebagai Sekretaris sekaligus Plt BPBD.
6. Kadishub Muhammad Rheza, sebagai (Dewas Perusda Terminal).
7. Plt Kepala Bapenda, sebagai Andi Asminullah (Dewas PD Parkir).(jk)
Editor: Manaf Rachman
















