“Karena sebagian besar siswa berasal dari Kota Makassar dan akan menjalani magang selama dua hingga tiga tahun, maka penting bagi kami untuk turut mengawal dan memastikan mereka dalam kondisi aman dan produktif,” jelasnya.
Aliyah Mustika Ilham juga berbagi pengalamannya dalam memperjuangkan penguatan program vokasi dan ketenagakerjaan saat menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IX selama dua periode (2014–2024).
“Kami telah bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam program-program yang bersentuhan langsung dengan pengembangan tenaga kerja. Dan hal seperti ini patut terus diperluas dan diperkuat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham turut memperkenalkan program unggulan Pemerintah Kota Makassar yaitu Makassar Creative Hub sebagai wadah pengembangan potensi pemuda dalam berbagai bidang kreatif.
Ia berharap ke depan program ini dapat bersinergi dengan BBPVP dan lembaga pelatihan lainnya untuk menciptakan generasi muda yang kreatif dan siap kerja.
Wakil Wali Kota Makassar hadir didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba.
Turut hadir Sejumlah tokoh dan pejabat daerah, Bupati Maros Chaidir Syam, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Wakil Bupati Donggala Taufik Muhammad Burhan, serta Kepala BBPVP Makassar La Ode Haji Polondu, para Kepala Dinas Ketenagakerjaan se-Sulawesi Selatan, dan pimpinan Bank Sulselbar.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan paspor secara simbolis kepada para siswa yang akan diberangkatkan ke Jepang sebagai tanda kesiapan mereka memulai pengalaman kerja internasional yang bermakna.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















