“Kalau datanya tidak valid, maka kebijakan bisa meleset dari sasaran. Olehnya itu, kita semua harus punya pemahaman yang sama akan pentingnya statistik sektoral,” ujarnya.
Haswidy berharap, para peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius agar mampu menangkap esensi dari materi yang disampaikan dan dapat diterapkan di satuan kerja masing-masing.
“Melalui sosialisasi ini, kita ingin memperkuat semangat bersama dalam menyukseskan Program Satu Data Indonesia di Kabupaten Pinrang, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Dirinya juga menaruh harapan besar agar statistik sektoral di Kabupaten Pinrang bisa semakin solid dan menjadi acuan utama dalam penyusunan program dan kebijakan strategis pemerintah daerah ke depan.(Tan)
















