“Aparat mestinya memotivasi, membimbing, dan membantu masyarakat agar kuat secara jiwa. Kekerasan hanya akan memperkeruh keadaan,” tambahnya.
Terkait laporan korban yang sudah masuk ke pihak kepolisian, Yani berharap langkah awal penyelesaian dilakukan lewat mediasi. Ia menilai upaya damai akan jauh lebih baik ketimbang membawa kasus ini ke jalur hukum yang lebih jauh.
“Kalau masalah ini bisa diselesaikan dengan saling memaafkan, hasilnya akan jauh lebih bagus. DPRD Kukar pun siap memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar semua pihak bisa duduk bersama dan menemukan titik damai,” tegasnya.
Yani menutup pernyataannya dengan pesan damai kepada seluruh pihak. “Lebih baik saling memaafkan daripada mengotot siapa benar siapa salah. Kami ingin masyarakat damai agar hidup lebih tentram,” pungkasnya. ( Tim Mediasinergi.co)









