Home / Sulsel

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:38 WIB

140 Peserta Berebut 103 Kursi, Munafri Warning Penguji, Jangan Loloskan Titipan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota menghadirkan imam kelurahan yang berkualitas melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan berintegritas.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seleksi Calon Imam Kelurahan Kota Makassar Tahun 2026 yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu 6 Mei 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menekankan standar utama seorang imam tidak bisa ditawar. Ia secara tegas menyebut kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan syarat mutlak yang tidak bisa dikompromikan.

Selain kompetensi keagamaan, Appi juga menggarisbawahi pentingnya sikap toleransi. Menurutnya, imam bukan hanya pemimpin ibadah, tetapi juga figur sosial yang harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat yang heterogen di Kota Makassar.

Baca Juga:  Menjaga Damai di Hari Kudus: Polsek Tempe Jaga Ibadah Kenaikan Kristus di Wajo

“Kita hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Imam harus hadir sebagai penyejuk,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan peran imam sangat strategis dan tidak terbatas pada memimpin salat lima waktu.

Appi menginginkan masjid dapat berfungsi sebagai pusat pembinaan umat, ruang musyawarah sosial, hingga wadah pembentukan generasi muda Qur’ani.

“Ketika persoalan masyarakat dibawa ke masjid, di situlah seharusnya masalah itu selesai. Ini fungsi sentral imam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Munafri mengingatkan Pemerintah Kota Makassar tidak ingin lagi menerima keluhan masyarakat terkait kinerja imam.

Baca Juga:  Upacara HGN, Bupati Wajo Serahkan 226 Penghargaan Anugerah Cendekia

Karena itu, proses seleksi harus benar-benar menghasilkan sosok yang memiliki moral, integritas, serta visi kuat dalam membangun umat.

Tak hanya itu, ia turut menekankan pentingnya kemampuan manajerial bagi seorang imam.

Menurutnya, imam adalah pemimpin yang harus mampu mengelola organisasi masjid secara efektif bersama pengurus.

“Kalau kita bicara imam, kita bicara pemimpin. Kalau pemimpin, kita bicara manajemen. Ujungnya adalah outcome. Apa yang dihasilkan oleh masjid itu harus jelas dan maksimal,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sikap sportif selama proses seleksi berlangsung.

Share :

Baca Juga

Makassar

Misi Kemanusiaan: Gubernur Kaltara Pastikan Korban Penyekapan Dapatkan Keadilan

Sulsel

Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif

Sulsel

Aduan Warga Makin Praktis, LONTARA+ Makassar Hadir di Website

Sulsel

Bupati Takalar Tinjau Warga Terdampak Bencana Alam di Galesong Selatan

Sulsel

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Kini Dibongkar Mandiri

Sulsel

Wabup Takalar Ikuti Upacara Penetapan Komcad ASN di Lapangan Karebosi Makassar

Sulsel

Atasi Geng Motor, Wali Kota Munafri Instruksikan Pos Kamling Kembali Aktif

Sulsel

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan