“Alhamdulillah, kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Bagian sekretariat sudah aktif bekerja, dan untuk transportasi, Pak Bupati siap memfasilitasi 15 unit bus bagi para peserta,” kata Gurutta Idman.
Ia berharap pelaksanaan MQK tahun ini bisa berjalan lancar dan sukses. “Target kita ada tiga: sukses dalam persiapan, sukses saat pelaksanaan, dan sukses dalam mencetak prestasi,” ujarnya.
MQK merupakan ajang kompetisi membaca dan memahami kitab kuning yang rutin digelar Kementerian Agama. Tahun ini, Ponpes As’adiyah dipercaya sebagai tuan rumah, sekaligus menandai penyelenggaraan perdana MQK dalam skala Asia Tenggara.
Kegiatan ini akan melibatkan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia serta beberapa negara tetangga di kawasan. Selain sebagai ajang lomba, MQK juga menjadi wadah silaturahmi antar-pesantren dan penguatan literasi kitab kuning di level regional.(mc-nm-eddy)
Editor: Hamzah
















