Sementara itu, Ketua Ormawa Himakaha FK Unhas, Ahmad Rayhan, menekankan pentingnya sinergi jangka panjang antara mahasiswa dan masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk membantu masyarakat. Kami sangat mengharapkan adanya keberlanjutan dan dampak nyata dari program ini untuk desa. Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat desa dalam penanaman dan launching lahan ini. Semoga kami bisa terus bersinergi dan menghadirkan intervensi yang berdampak nyata untuk peternak dan masyarakat di Desa Pattiro Deceng,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan nutrisi hijauan pada ternak yang digelar di hari yang sama. Harapannya, kombinasi antara edukasi dan penyediaan lahan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi keberlanjutan peternakan di wilayah tersebut.
Dengan adanya Lahan Hijauan Pakan Ternak ini, Desa Pattiro Deceng diproyeksikan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri, tetapi juga menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Sulawesi Selatan.(R)
















