Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk menguasai teknologi sekaligus memegang teguh integritas, sehingga mampu tampil maksimal di berbagai medan pengabdian.
“Alumni hukum bukan hanya produk akademik, tetapi agen transformatif. Partisipasi aktif alumni dalam kebijakan publik adalah kunci membangun kota yang adil dan inklusif,” imbuhnya.
Terakhir, Munafri juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi dan peran aktif alumni sangat dibutuhkan untuk menciptakan kota Makassar yang unggul, inklusif, aman dan berkelanjutan.
Menurutnya, setiap generasi memiliki pola kepemimpinan yang unik, dan perpaduan pengalaman generasi senior dengan semangat generasi muda akan memperkuat strategi membangun masyarakat yang adil.
“Pola kepemimpinan setiap generasi harus bisa diwariskan dan diadaptasi lintas generasi. Transformasinya harus berjalan baik, dari pola konvensional menuju pola modern dan digitalisasi, agar hukum tidak ketinggalan zaman,” kata Munafri.
Di akhir sesi, Munafri menutup dengan pesan yang menginspirasi.
“Pemimpin adalah pembaca masa depan yang berani bertindak. Pastikan kesempatan ini tidak disia-siakan, karena kalian adalah pemenang yang berhasil masuk ke Fakultas Hukum Unhas,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















