Home / Nasional

Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:02 WIB

Plt PWI Riau Resmi Diundang ke Kongres Persatuan, Ketua SC Zugito: Mereka Pengurus yang Sah dan Diakui

Plt Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia juga memberikan tanggapannya atas pemberitaan negatif yang dilancarkan kepada dirinya dan pengurus Plt PWI Riau baru-baru ini. Menurut Dheni, sebaiknya semua pihak mengedepankan semangat kebersamaan sebagaimana yang diusung oleh Ketum Kongres Bandung 2023 dan Ketum KLB Jakarta 2024.

Kalau Plt PWI Riau disebutkan ilegal tentu tidak akan diundang dalam Kongres Persatuan 2025 di Cikarang, Jawa Barat.

“Kami juga bisa bersikeras agar kami yang lebih berhak untuk mendapatkan suara dalam kongres karena kami dibentuk oleh PWI yang memiliki legitimasi hukum yang kuat. Namun kami menyadari ini adalah kongres persatuan dimana yang harus mengalah untuk mendapatkan kesepakatan bersama. Saya ketika disampaikan Pak HCB tentang hal ini menyatakan dapat menerimanya, karena kami paham betul bahwa HCB sudah memiliki skema kemenangan yang mesti mendapatkan dukungan seluruh pengurus Plt yang pernah ia bentuk sebelumnya.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan: Kopdes Merah Putih Belum Bisa Pinjam Modal Bank BUMN

Tidak ada masalah. Kita paham organisasi dan begitu mencintai PWI ini,” ujar Dheni Kurnia.

Mantan ketua PWI Riau dua periode ini (2012-2017 dan 2017-2022) juga menanggapi pernyataan kelompok Raja Isyam yang tidak akan mengakui perekrutan anggota baru PWI yang dilakukan oleh Plt PWI Riau. Baginya itu juga tidak ada masalah. Setiap pemimpin punya pola pikir masing-masing.

“Silakan saja mereka memiliki kebijakan demikian. Itu keputusan mereka. Namun bagi kami ketika yang menang adalah Pak Ketum HCB, maka Plt PWI Riau akan tetap mengakui seluruh anggota baru yang direkrut PWI Raja Isyam dan kawan-kawan. Nanti kita bergabung saja dengan anggota baru yang lain, dan sama-sama membesarkan organisasi ini,” ujar Dheni.

Baca Juga:  Ketua Umum PWI Keluarkan Surat Edaran PWI yang Sah

Dia juga menegaskan tidak akan mencampuri adanya masalah yang melibatkan sejumlah anggota PWI Riau dalam persoalan lahan Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) yang saat ini sedang diseriuskan oleh pemerintah.

“Itu urusan personal, bukan masalah organisasi. Bagi saya itu tidak akan saya campuri. Termasuk juga dengan masalah hukum sejumlah anggota PWI Riau yang dikaitkan dengan Riau Pos Grup perusahaan tempat mereka bekerja sebelum ini. Silakan saja dihadapi dan dijalani sebagaimana mestinya. Kita di PWI ini menjalankan organisasi kewartawanan profesional yang dijalankan dengan cara-cara profesional juga,” tutupnya. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir

Nasional

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Nasional

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch Diperpanjang 24 Maret 2026