Menurut Amri, setelah tahapan tes psikologi, proses seleksi akan dilanjutkan dengan ujian makalah yang jadwalnya segera diumumkan.
“Tahapan akhir berupa wawancara langsung bersama Wali Kota Makassar,” jelasnya.
Seleksi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola BUMD Makassar agar mampu menjadi penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
“Semua proses kami lakukan secara berjenjang agar benar-benar melahirkan sosok Direksi dan Dewan Pengawas yang berkualitas,” tegasnya.
Seleksi BUMD melibatkan tim UKK yang berasal dari akademisi dan pakar berpengalaman, di antaranya. Prof. Dr. Aswanto, SH., M.Si, (Mantan Wakil Ketua MK RI (2018–2021), Hudli Huduri (Regional Manager PT Panin Bank Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Kedmudian, Prof. Dr. Dr. Ir. Batara Surya, ST., M.Si, (Rektor Universitas Bosowa), Dr. Muhammad Idris DP, M.Si, (Mantan Sekda Sulawesi Barat), serta Drs. Nur Kamrul Zaman (mantan Birokrat Pemkot Makassar).(jk)
Editor: Manaf Rachman
















