MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar pertemuan bersama Sekda Takalar para Camat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Takalar, Selasa 2 Agustus 2025.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad firdaus Daeng Manye, MM, dan Wakil Bupati, Dr. H. Hengky yasin, S.Sos, MM, sebagai wadah konsolidasi dan penguatan strategi pembangunan desa yang lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya percepatan realisasi pajak daerah sebagai pondasi kemandirian fiskal desa.
“Realisasi pajak yang optimal adalah kunci kemandirian. Pajak yang kuat akan memberi ruang bagi desa untuk membangun sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya akses digital di desa melalui pembangunan pojok internet desa atau wifi publik.
Menurutnya, fasilitas ini tidak hanya mendukung pendidikan generasi muda, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha mikro di pedesaan.
“Digitalisasi desa bukan sekadar trend, tetapi kebutuhan nyata. Layanan publik, pelaporan, persuratan, dan pengarsipan harus mulai bertransformasi digital. Target kita, minimal 50 persen desa di Takalar sudah menerapkan digitalisasi sebelum akhir tahun ini,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan seluruh aparat desa dan camat untuk menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
“Jangan pernah lelah melayani warga. Kepala desa dan lurah harus memahami tugas pokoknya, melayani, memberdayakan, dan melibatkan masyarakat,” katanya.
















