Home / Sulsel

Minggu, 21 September 2025 - 15:48 WIB

Presiden Dijadwalkan Resmikan Sekolah Rakyat Awal Oktober

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Kesiap siagaan dan antisipasi menjadi kunci untuk meminimalkan risiko. Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Sosial RI menjawab tantangan itu dengan mencanangkan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Dua wilayah yang dianggap paling rentan, Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala. Kedua kecamatan tersebut menjadi fokus simulasi kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, penanganan darurat, hingga pemulihan pasca bencana.

Pencanangan sekaligus simulasi KSB yang digelar Dinas Sosial Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu 21 September 2025.

Sebuah program yang menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana melalui penguatan fisik lingkungan sekaligus pembentukan kesadaran dan keterampilan warga. Sehingga deteksi Dini, menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi gerakan kolektif.

Baca Juga:  Dishub Makassar Jadi OPD Tercepat Tindaklanjuti Aduan Masyarakat

Hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, jajaran SKPD Kota Makassar, dan para relawan siaga bencana, yang bersama-sama menunjukkan komitmen membangun masyarakat tangguh.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas dukungan penuh terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari Kampung Siaga Bencana (KSB) hingga Sekolah Rakyat.

Robben menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda kota besar.

“Sejak dipimpin Pak Wali (Munafri), Makassar ini kota yang terus berbenah. Dalam beberapa bulan terakhir saya sudah empat kali ke sini dan bisa melihat banyak perubahan positif, termasuk kebersihannya,” ujarnya.

Baca Juga:  TP PKK Kota Makassar Galakkan Pemahaman Islam tentang Perawatan Jenazah

“Namun, kita tetap harus waspada terhadap ancaman bencana, terutama banjir. Oleh karena itu, antisipasi harus kita siagakan,” sambungnya.

Robben juga menekankan pentingnya kehadiran Kampung Siaga Bencana, yang di Makassar melibatkan 60 relawan terlatih.

Mereka dibekali keterampilan penanganan kebencanaan dan pertolongan pertama sehingga siap digerakkan kapan saja.

Konsep KSB adalah memberdayakan masyarakat agar menjadi garda terdepan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pasukan khusus lembaga terkait, maka dengan keterlibatan warga, penanganan bencana akan jauh lebih cepat dan efektif,” tegasnya.

Selain itu, dia mengapresiasi langkah Pemkot Makassar yang menyediakan lahan untuk berbagai program sosial, termasuk perumahan contoh dan Sekolah Rakyat.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers