Sementara itu, Daeng Manye mengatakan bahwa Takalar memiliki 110 Desa dan Kelurahan, 86 desa dan 24 kelurahan, ada 6 desa di pulau dan ada sekitar 12 desa berada di pesisir dengan panjang pesisir 74 km, dan sisanya adalah desa yang berada di dataran rendah dan ketinggian dengan culture yang berbeda pula.
“Takalar ini lengkap ada laut, pesisir, daratan dan pegunungan, sehingga Koperasi Desa jika menyesuaikan dengan kearifan lokal akan beda-beda yang akan dikelola sesuai dengan potensi dari masing-masing desa,” katanya.
Alhamdulillah, sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih Aeng Batu-batu menjadi icon pertama di Kabupaten Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan, dan Takalar adalah kabupaten pertama di Indonesia yang melengkapi administrasi pendirian Koperasi Merah Putih, sehingga meraih penghargaan langsung dari Kementerian Koperasi.
“Dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih di Desa Aeng Batu-batu telah menerapkan prinsip manajemen modern dengan dibuatnya bisnis plannya lima tahun kedepan dan transaksi secara digital juga telah diterapkan sehingga diharapkan di Desa Aeng Batu-batu bukan hanya koperasinya yang maju, tetapi juga desanya menjadi ekonomi untuk Takalar,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















