“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengasah semangat juang dan militansi prajurit. Selain menjaga kebugaran, Pencak Silat Militer juga menanamkan nilai tangguh, loyal, dan sportif — karakter dasar seorang prajurit TNI,” ujar Harianto.
Selama pertandingan, aura kompetisi terasa kental. Dentuman kaki di lantai, sorak penonton, hingga teriakan penyemangat dari rekan-rekan satu koramil membuat suasana makin hidup. Namun di balik adu jurus itu, rasa persaudaraan tetap terjaga.
Beberapa laga berlangsung ketat. Ada yang menang tipis karena kecepatan refleks, ada pula yang unggul berkat teknik bertahan yang solid. Setiap peserta menampilkan versi terbaiknya dalam memadukan seni bela diri dan disiplin militer.
Kegiatan ini, kata Dandim, akan terus digelar secara berkelanjutan. Selain mempererat tali silaturahmi, juga untuk memastikan kemampuan bela diri prajurit tetap terasah menghadapi berbagai tantangan di lapangan. (eddy)
















