Home / Sulsel

Senin, 3 November 2025 - 19:27 WIB

Wali Kota Munafri: Pemerintah Hadir untuk Melindungi Hak Masyarakat

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota, Munafri Arifuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam menata pasar tradisional sekaligus menjaga kepastian hukum atas aset daerah.

Salah satunya melalui langkah proaktif mencari solusi atas polemik lahan Pasar Pannampu di Kecamatan Tallo, yang hingga kini masih berstatus sengketa.

Pasar seluas 4 hektare yang berlokasi di Kelurahan Pannampu tersebut menjadi perhatian serius Pemkot, setelah adanya gugatan terkait kepemilikan lahan.

Untuk itu, Wali Kota Munafri turun langsung memimpin pembahasan bersama Direksi PD Pasar, Camat Tallo, dan pihak yang mengklaim sebagai pemilik aset, di Balai Kota Makassar, Senin 3 November 2025.

Baca Juga:  Pererat Jalinan Silaturahmi, Majelis Keturunan To Manurung Gelar Halal Bi Halal

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menghadirkan solusi atas polemik kepemilikan lahan Pasar Pannampu di Kecamatan Tallo.

“Persoalan yang telah berlangsung lama ini, maka pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan hukum dan kepastian atas aset daerah,” ujar Munafri.

Langkah ini menjadi wujud nyata upaya pemerintah dalam mencari jalan tengah yang adil bagi semua pihak, sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang dan pengelola pasar agar kegiatan ekonomi tetap berjalan dengan baik

Munafri menekankan pentingnya penyelesaian yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Baca Juga:  Kepala UPT SD Negeri 161 Pinrang Meraih Prestasi Luar Biasa

“Pemerintah memberikan perlindungan terhadap masyarakat, sehingga kami terus mencari solusi untuk memberikan kepastian hukum atas aset di kota ini,” jelasnya.

Ia mengakui, persoalan lahan Pasar Pannampu tersebut berpotensi menimbulkan tarik-ulur kepentingan, jika tidak ditangani secara objektif dan melibatkan pihak penengah yang kredibel.

“Saya pikir kalau ini dibiarkan, kita akan berada dalam posisi perdebatan yang tidak akan berujung,” ungkap politisi Golkar itu.

“Karena itu, saya minta nanti tim Pemerintah Kota secara lengkap untuk duduk bersama dengan pihak yang mengaku pemilik lahan, dengan menghadirkan BPN, Kejaksaan, dan Kepolisian sebagai penengah,” sambung Appi.

Share :

Baca Juga

Islami

Pimpinan Pusat Kukuhkan 519 Da’i Muda Muhammadiyah Sulsel

Sulsel

Buka Raker KORMI 2026, Munafri: Jangan Seremonial, Harus Ada Program Nyata

PINRANG

Wabup Pinrang: Menunaikan Ibadah Haji Merupakan Anugerah Yang Tidak Dimiliki Oleh Semua Umat Muslim

Sulsel

Bupati Wajo Hadiri Harlah ke-92 GP Ansor, Tegaskan Sinergi Ulama dan Pemerintah

Sulsel

DPRD Makassar Tekankan Penguatan UMKM Lewat Program Dinas Koperasi

PWI

PWI dan TVRI Sulsel Kolaborasi Dukungan Publikasi Jelang Konferensi

Sulsel

Rakor Bersama Forkopimda, Munafri Matangkan Pengamanan May Day 2026

Sulsel

Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Rawa Pammana, Polisi Duga Tenggelam