Home / Sulsel

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:02 WIB

Manre Sipulung, Menyulam Silatuhrahmi dan Harapan

Bupati Wajo Ajak Warga Duduk Dalam Irama Kebersamaan Tanpa Sekat

Laporan : Eddy Mulyawan

MEDIASINERGI.CO WAJO — Selasa siang, 2 Desember 2025. Matahari Tanasitolo menggantung ramah—cukup terik untuk menghangatkan tubuh, tapi tidak sampai memanggang.

Jalan Pelabuhan di kawasan Jembatan Gantung, Kelurahan Baru Tancung, mendadak berubah menjadi panggung kebersamaan terbesar hari itu. Lalu lintas melambat, sementara angin dari arah sungai mengirimkan kesejukan yang sesekali menyapu wajah warga.

Di sinilah sebuah tradisi kuno kembali bangkit: Manre Sipulung, warisan abad XIV yang dulu menjadi ruang musyawarah kerajaan Wajo, kini tampil di panggung modern dengan balutan elegan khas kepemimpinan Bupati Andi Rosman.

Baca Juga:  Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Bukan festival. Bukan pula seremoni seremonial belaka.
Manre Sipulung siang itu adalah sebuah pernyataan: pemerintahan yang ingin hadir tanpa jarak.

Tradisi Abad XIV dalam Balutan Gaya Kekinian

Manre Sipulung telah hidup sejak masa ketika Wajo masih berupa kerajaan. Pada masa itu, para Arung, tetua adat, dan rakyat duduk dalam lingkaran yang sama, menyantap hidangan sederhana sambil membahas arah negeri. Tradisi itu tidak mencatat siapa yang lebih berkuasa, tetapi siapa yang mau mendengar.

Kini, berabad-abad setelahnya, tradisi itu terlahir kembali.
Manre Sipulung menjadi ruang komunikasi dua arah, tempat warga menyampaikan suara paling jujur, dan pemerintah menyalurkan ide paling kreatif. Sebuah public forum yang memadukan adat leluhur dan cara kerja pemerintahan modern—lebih terbuka, lebih pop, namun tetap anggun menjaga nilai-nilai Wajo.

Baca Juga:  Djamaluddin Temui Bupati Wajo, Bahas Usulan Armada Kapal Perintis di Bangsalae Siwa

Pemerintahan Tanpa Sekat: Visi Baru dari Tepi Sungai

Begitu tiba di lokasi, Andi Rosman tidak langsung berpidato. Ia berjalan menyapa: menyalami ibu-ibu yang baru pulang dari pasar, menyambut pemuda yang meluangkan waktu di sela kerja, dan menegur akrab para tokoh masyarakat.

Di panggung sederhana yang didirikan di tepi sungai itu, Rosman menyampaikan hal yang sejak awal ingin ia tegaskan:

Share :

Baca Juga

SOPPENG

PWI Sulsel Sinergi Bersama RRI, TVRI, dan ANTARA demi Dorong Pemberitaan Berkualitas

Sulsel

Tim Baksos IARMI Sulsel Bantu Sandang dan  Sembako Warga  RW 4 Kompleks Kusta Jongaya Makassar

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, Sumur Bor hingga Salat Istisqa Minta Hujan

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Munafri Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut

Sulsel

Munafri Bawa Kepala OPD Menyeberang ke Pulau Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau

Sulsel

Munafri Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan