Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengatakan bahwa Adinegoro bukan hanya ajang kompetisi, tetapi wadah penting untuk memperlihatkan kualitas karya jurnalistik yang memiliki kekuatan cerita dan berdampak bagi publik.
“Setiap jurnalis punya cerita. Setiap cerita punya kekuatan. Dan kekuatan itu layak dilihat oleh dewan juri,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jurnalis dari media cetak, radio, televisi, dan siber untuk memanfaatkan tambahan waktu ini.
“Kirimkan karya terbaik Anda sebelum batas akhir yang baru,” tukasnya.(***)
















