Home / Sulsel

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:25 WIB

Pemkot Makassar–YOSS Satu Visi, Karebosi Disiapkan Jadi Ruang Publik Modern

Bahkan, kontraktor telah menerima uang muka sebesar 30 persen. Namun realisasi pekerjaan di lapangan hanya mencapai sekitar 7 persen.

“Ironisnya, 7 persen itu hanya pekerjaan tiang pancang beton di tengah lapangan. Ini menjadi pekerjaan rumah besar,” katanya.

“Dalam enam bulan terakhir kami dorong penyelesaiannya, alhamdulillah bisa dituntaskan, sehingga tahun ini kita bisa melanjutkan,” lanjutnya.

Appi menegaskan, pemerintah tidak bisa serta-merta mengubah desain proyek yang telah dibayarkan, karena hal tersebut berpotensi menghilangkan aset negara yang sudah dibiayai.

Jika revitalisasi di sebelah selatan Jalan Kartini, dan sebelah timur jalan Jenderal Sudirman telah rampung tahun 2026. Maka untuk rencana ke depan, Pemerintah Kota Makassar menargetkan revitalisasi lanjutan, khususnya untuk lapangan basket dan lapangan tenis di kawasan Karebosi, sebelah barat Jalan Kajaolalido.

Salah satu rencana besar adalah menjadikan lapangan basket sebagai fasilitas indoor berstandar internasional.

Namun demikian, ia menekankan bahwa seluruh rencana tersebut membutuhkan dasar hukum yang kuat, akses jalan yang memadai, serta konektivitas kawasan yang baik.

“Kami mau duduk bersama, bahas solusi kesepakatan bersama agar revitalisasi lapangan olahraga Karebosi dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat,” harapnya.

Baca Juga:  Pekerja Pers Selalu Diintai Upaya Hukum Refresif

Pihak Pemkot pun membuka ruang keterlibatan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan dalam pengelolaan ke depan, dengan pendekatan yang lebih modern dan profesional.

“Kalau ini sudah menjadi kesepakatan pemerintah, saya berharap yayasan juga bisa terlibat. Kita modernisasi sistem pengelolaan, sehingga aset ini punya nilai jual ekonomi dan manfaat sosial bagi warga,” pungkas Appi.

Pada kesempatan ini, Keluarga besar Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Makassar, dalam menuntaskan persoalan aset dan melanjutkan revitalisasi Lapangan Karebosi.

Hal tersebut disampaikan perwakilan keluarga pendiri YOSS, Andi Ilhamsyah Mattalatta, dalam pertemuan bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Andi Ilhamsyah menyampaikan apresiasi atas penjelasan yang disampaikan Wali Kota Makassar. Ia menilai apa yang dipaparkan sejalan dengan semangat dan tujuan YOSS sejak awal berdiri, yakni menjaga keberlanjutan fasilitas olahraga peninggalan sejarah yang dibangun sejak era 1957.

“Terima kasih, Pak Wali Kota. Apa yang tadi disampaikan sangat sejalan dengan keinginan kami. Sejak lama saya mencoba mengelola aset ini dengan segala keterbatasan, semata-mata untuk menjaga keberlanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Musrenbang Kecamatan Tamalate, Warga dan Pemerintah Bersatu Wujudkan Pembangunan

“Kita tahu aset-aset ini adalah peninggalan lama, sementara pembiayaan kegiatan olahraga tidak pernah mudah,” lanjut dia.

Ia menuturkan, mengelola sarana olahraga kerap menghadapi tantangan besar, termasuk keterbatasan sumber pembiayaan dan tekanan pasar. Menurutnya, kondisi tersebut sudah dipahami betul oleh Wali Kota Makassar yang memiliki pengalaman panjang di dunia olahraga.

“Pak Wali bukan orang baru di olahraga. Beliau paham betul bagaimana kondisi objek-objek olahraga. Sering kali justru orang yang mengurus olahraga itu kesulitan mengelola asetnya,” tutur Andi Ilhamsyah.

Ia juga mengenang kondisi fasilitas olahraga di Makassar pada masa lalu yang sempat terbengkalai dan mengalami alih fungsi. Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang berdirinya Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan.

Ia berharap, melalui keterbukaan dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kota Makassar dan seluruh pihak terkait, pengelolaan Karebosi ke depan dapat dilakukan secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kami terbuka untuk duduk bersama, selama tujuannya jelas untuk menjaga fungsi sarana olahraga di Karebosi,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

Sulsel

Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Sulsel

Jalan Balaikota – Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar

Sulsel

Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan

SOPPENG

Bupati Soppeng Resmikan Gedung UPD dan CT Scan RSUD Latemmamala

Sulsel

Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

Sulsel

Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana di PWI CHANNEL, Podcast PWI Pusat Resmi Diluncurkan

Makassar

Jumpa Maba di Masjid Agung Kampus UIN Alauddin