Home / Sulsel

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:46 WIB

Gelar Refleksi Akhir Tahun, Ketua DPRD Makassar Tegaskan Baca Isu dan Respon Aspirasi Warga

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun, bertemakan “Membaca Isu, Merespon Aspirasi” di Hotel Aston Makassar, Rabu 24 Desember 2025.

Diskusi publik ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya akademisi dan pengamat politik Arif Yusuf Chaksono, serta akademisi dan pengamat kebijakan publik Andi Ahmad Yani, dengan moderator Andi Mangarra.

Turut hadir pula tim survei dari Icon Nusantara dan Icon Media Nusantara,
Pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar, unsur Pemerintah Kota Makassar, Forkopimda, Kepala SKPD, insan pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Tegaskan Dukungan Penuh Program Presiden di Rakornas 2026

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kota Makassar periode 2024-2029, Supratman.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis sebagai wakil rakyat yang dituntut mampu membaca dinamika persoalan masyarakat serta meresponsnya melalui kebijakan yang berkeadilan.

“DPRD Kota Makassar bukan hanya sebagai pembuat regulasi dan pengawas jalannya pemerintahan, tetapi juga sebagai jembatan utama antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah,” ujar Supratman.

Selain itu, ia juga menekankan berbagai persoalan krusial di Kota Makassar, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga persoalan sosial dan ekonomi, harus menjadi perhatian serius DPRD.

Baca Juga:  Kepatuhan pelayanan publik di Sulsel Sudah Meningkat dan Masuk Zona Hijau

“Isu-isu ini tidak lahir di ruang kosong, melainkan dari realitas kehidupan warga yang wajib kita dengarkan, pahami, dan carikan solusinya secara bersama-sama,” tegasnya.

Menurut Supratman, penyerapan aspirasi masyarakat harus dilakukan secara aktif melalui reses, dialog publik, kunjungan lapangan, serta forum musyawarah. Aspirasi tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti pada tataran wacana semata.

“Aspirasi masyarakat bukan hanya untuk didengar, tetapi harus ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang tepat sasaran dan berkeadilan. Setiap kritik dan masukan merupakan energi positif untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya