Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyampaikan bahwa kegiatan refleksi akhir tahun ini merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD dalam memfasilitasi pelaksanaan fungsi DPRD, khususnya evaluasi terhadap isu-isu strategis yang berkembang sepanjang tahun.
“Forum ini kami rancang sebagai ruang dialog yang konstruktif antara DPRD, pemerintah daerah, narasumber, dan para pemangku kepentingan, guna memperkuat kualitas kebijakan dan pelayanan publik di Kota Makassar,” jelas Andi Rahmat.
Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini antara lain menghimpun isu-isu aktual, menyerap aspirasi dan pandangan publik sebagai bahan evaluasi kinerja DPRD, serta merumuskan rekomendasi strategis bagi pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD ke depan.
Sementara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara DPRD dan Pemerintah Kota Makassar selama kurang lebih 10 bulan terakhir.
“Kita memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi muaranya tetap satu, yaitu bagaimana kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar dapat terwujud,” ujar Munafri.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Kota Makassar ke depan harus berorientasi pada pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Good governance telah kita lewati. Ke depan, kita masuk pada fase impactful governance, pemerintahan yang hadir dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial,” katanya.
Munafri menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa keselarasan antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Tidak ada yang lebih baik selain kita berjalan bergandengan tangan. Persoalan sosial yang ada memang tidak mudah, tetapi harus dan bisa kita selesaikan secara bersama-sama,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















