Serta berhasil mendorong penguatan pelatihan bahasa dan adaptasi budaya agar peluang kerja internasional semakin terbuka.
Selain pelaksanaan workshop, audiensi tersebut juga membahas rencana kunjungan WHO ke dua puskesmas dan satu rumah sakit di Makassar, yakni RS Ibu dan Anak Pertiwi, yang dinilai relevan dengan fokus kesehatan ibu dan anak serta pemanfaatan teknologi kesehatan.
Munafri menyetujui RS Ibu dan Anak Pertiwi sebagai lokasi kunjungan, mengingat rumah sakit tersebut telah mengadopsi inovasi layanan berbasis teknologi.
Lebih jauh, Munafri juga membuka peluang promosi Kota Makassar kepada peserta internasional, termasuk rencana jamuan makan malam dan wisata bahari menggunakan Kapal Pinisi, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Makassar.
“Kalau memungkinkan, kita perkenalkan Makassar lebih dekat. Peserta bisa menikmati suasana kota, tentu dengan pengaturan yang baik,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, juga disampaikan rencana peningkatan status Makassar dari Kota Sehat Asia Tenggara menuju Kota Sehat Tingkat Pasifik oleh WHO.
Munafri menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dan berkomitmen mendukung seluruh rangkaian kegiatan APEC Child Health Workshop.
“Kami mendukung penuh. Kegiatan ini membawa nama baik Makassar di tingkat internasional,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















