Home / Sulsel

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:18 WIB

Anwar Faruq: Aspirasi Warga Merupakan Instrumen Penting Merumuskan Arah Kerja Legislatif

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq menegaskan bahwa, penyerapan aspirasi masyarakat merupakan instrumen penting dan sah secara kelembagaan bagi anggota dewan dalam merumuskan arah kerja legislatif.

Melalui mekanisme ini, ia memperoleh gambaran riil mengenai persoalan warga yang kemudian menjadi dasar penyusunan program, pengawasan, hingga kebijakan anggaran.

‎‎Menurut Anwar Faruq, proses penyerapan aspirasi tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi jembatan langsung antara kebutuhan masyarakat di lapangan dengan pengambilan keputusan di lembaga legislatif.

Dari aspirasi inilah, DPRD Makassar dapat memetakan persoalan prioritas yang membutuhkan penanganan cepat maupun yang harus dirancang melalui kebijakan jangka menengah dan panjang.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Ikut Panen Ikan di Keramba Warga, Ketahanan Pangan Makassar Terus Diperkuat

‎”Aspirasi masyarakat itu menjadi bahan utama kami di dewan. Dari situ kita bisa menentukan mana yang harus segera ditindaklanjuti, mana yang perlu koordinasi lintas dinas, dan mana yang harus masuk dalam perencanaan serta penganggaran,”ujar Anwar Faruq, Jumat 9 Januari 2026.

‎‎Ia menjelaskan, penyerapan aspirasi yang dilakukan secara berkala memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, usulan, hingga kritik secara langsung. Hasilnya, DPRD tidak bekerja berdasarkan asumsi, melainkan pada kebutuhan konkret yang dirasakan warga di wilayah masing-masing.

‎‎Dari aspirasi terbaru yang dihimpun di musrembang di lakukan kelurahan, Anwar Faruq mengungkapkan dua persoalan yang paling banyak disuarakan masyarakat, yakni terkait pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta kendala dalam pemanfaatan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Hadiri Malam Kenal Pamit Kapolda Sulsel

Di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Ujung Pandang dan Kecamatan Makassar, warga mengeluhkan air yang tidak mengalir secara rutin, bahkan kualitas air yang keruh dan tidak layak digunakan.

Sementara itu, persoalan KIS banyak berkaitan dengan status kepesertaan yang nonaktif akibat penunggakan iuran maupun kartu yang tidak terkelola dengan baik karena lama tidak digunakan. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

‎‎Menanggapi hal tersebut, Anwar Faruq menegaskan bahwa ia tidak berhenti pada pencatatan aspirasi semata. Ia menyebutkan bahwa setiap masukan masyarakat diklasifikasikan berdasarkan tingkat urgensinya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Respons Isu Hibah Rp15 Miliar, Ketua KONI Makassar: Sudah Sesuai Aturan dan Disetujui DPRD

Sulsel

Ketua TPAD Makassar: Hibah KONI Legal, Sesuai Seluruh Mekanisme dan Regulasi

Sulsel

Merajut Sinergi Shelter Warga dan Bhabinkamtibmas Satukan Langkah untuk Masyarakat

Sulsel

Hadiri Panen Raya Tebu TNI, Wabup Takalar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sulsel

Kecamatan Ujung Pandang Gencarkan Gerakan Zero Sampah di Pulau Lae-Lae

Sulsel

Reses Ketua DPRD Wajo di Padduppa Berlangsung Interaktif, Warga Sampaikan Aspirasi Jalan, Drainase, hingga Pelayanan Publik

Sulsel

Reses AD Mayang Diserbu Ratusan Warga, Jalan Paria – Tosora Jadi Aspirasi Utama

Sulsel

Reses, Mustarin Serap Aspirasi Warga, Dorong Infrastruktur, Pemberdayaan Ekonomi hingga Akses Pendidikan Melalui PIP