Selain itu, Sat Intelkam Polres Wajo juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi informasi yang beredar, baik di lingkungan sekitar maupun di media sosial. Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap berita hoaks, serta bersama-sama menolak paham radikalisme dan praktik premanisme yang dapat mengganggu ketenteraman umum.
Pendekatan persuasif ini mendapat respons positif dari para tokoh masyarakat. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian jajaran kepolisian yang dinilai membuka ruang dialog serta mempererat hubungan antara aparat dan warga.
“Kami berterima kasih atas silaturahmi ini. Ini menjadi wadah yang baik untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah-langkah bersama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Wajo,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Melalui sinergi dan komunikasi yang terjalin erat, Polres Wajo berharap tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis, dengan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban di wilayahnya. (r)
















