Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan literasi masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Takalar yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar, Syainal Mannan, menyebut bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga perpustakaan, satuan pendidikan, komunitas literasi, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, berbagai program strategis telah dilaksanakan sepanjang tahun. Di antaranya penguatan perpustakaan desa dan sekolah, peningkatan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial, pembinaan komunitas literasi, serta optimalisasi transformasi perpustakaan digital.
“Capaian ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan budaya literasi di tengah masyarakat. Kami akan terus memperluas akses, meningkatkan kualitas koleksi dan layanan, serta memperkuat sinergi lintas sektor,” jelasnya.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis dapat terus meningkatkan peringkat IPLM di tahun-tahun mendatang serta menjadikan literasi sebagai gerakan bersama demi mewujudkan masyarakat Takalar yang cerdas, produktif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















