Lanjut dia, masjid ini sudah sangat baik dari sisi arsitektur dan estetika. Tetapi masjid tidak hanya dijadikan tempat salat semata.
“Masjid harus menjadi pusat interaksi sosial, tempat bermusyawarah, menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat, dan menjadi ruang pembinaan umat,” jelasnya.
Ia berharap masjid dapat berperan lebih luas sebagai pusat pembinaan generasi muda Islam.
Menurutnya, masjid harus menjadi tempat melahirkan generasi Qurani yang akan membawa kebanggaan bagi bangsa di masa depan, khususnya menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin masjid menjadi tempat membentuk generasi Islam, generasi Qurani, generasi yang kelak di tahun 2045 mampu memberikan kebanggaan bagi kita semua. Dari masjid inilah nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kebersamaan ditanamkan,” katanya.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam Safari Ramadan juga merupakan bentuk komitmen untuk membangun kolaborasi dengan masyarakat.
Ia menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan partisipasi warga.
“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari upaya membangun kolaborasi. Pemerintah membutuhkan dukungan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















