Mereka juga diimbau untuk bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing dan diminta menyiapkan dan menyimpan dokumen penting, seperti paspor, iqama (izin tinggal), dan identitas lainnya, baik dalam bentuk fisik maupun digital agar mudah diakses jika sewaktu-waktu diperlukan.
“WNI diminta untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara atau wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi situasi keamanan. Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan,” demikian menurut pernyataan KBRI Riyadh. Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh di nomor Whatsapp +966 569173990. KBRI Riyadh menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait. (r)
















