Home / Daerah / Sulsel / Wajo

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:08 WIB

Kemenkum Sulsel Audit Delapan Notaris di Wajo, Pastikan Pencegahan Pencucian Uang

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menggelar Audit Kepatuhan Langsung (on-site) terhadap delapan notaris di Kabupaten Wajo,  kamis 5 - 8 Maret 2026. (Kemenkum sulsel)

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menggelar Audit Kepatuhan Langsung (on-site) terhadap delapan notaris di Kabupaten Wajo, kamis 5 - 8 Maret 2026. (Kemenkum sulsel)

Menurut Kepala Bidang AHU, Ramli yang turut langsung, mengatakan, dokumen yang diperiksa dalam audit ini cukup komprehensif, mencakup Surat Keputusan Pengangkatan Notaris, Berita Acara Sumpah Notaris, struktur dan data pegawai, pedoman penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ), formulir profil pengguna jasa dan informasi transaksi, daftar Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) yang telah dilaporkan kepada PPATK, hingga daftar transaksi yang masuk kategori wajib PMPJ dalam 12 bulan terakhir. Kelengkapan dokumen-dokumen ini menjadi indikator utama seberapa serius seorang notaris menjalankan kewajibannya dalam mencegah praktik keuangan ilegal.

Dari hasil audit, ditemukan bahwa sebagian notaris terindikasi berisiko tinggi terutama disebabkan oleh ketidaktepatan dalam pengisian kuesioner PMPJ dan ketidaklengkapan dokumen pendukung penerapan PMPJ. Namun demikian, terdapat hal yang menggembirakan, seluruh notaris yang diperiksa menunjukkan pemahaman yang memadai terhadap kewajiban penerapan PMPJ dalam pelaksanaan jabatan mereka sebagai upaya pencegahan agar tidak menjadi sarana maupun sasaran TPPU dan TPPT. Temuan ini menjadi dasar bagi rekomendasi perbaikan yang akan segera ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Bupati Pinrang Irwan Hamid Serahkan Surat Keputusan Pengangkatan PTT Tenaga Kesehatan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menegaskan bahwa audit kepatuhan seperti ini adalah instrumen penting dalam menjaga integritas profesi notaris di Sulawesi Selatan. “Notaris bukan hanya pejabat pembuat akta, mereka adalah bagian dari sistem pencegahan kejahatan keuangan di negara ini. Ketika seorang notaris lalai dalam menerapkan PMPJ, tanpa disadari ia bisa menjadi pintu masuk bagi praktik pencucian uang yang merugikan masyarakat luas. Audit ini hadir untuk memastikan hal itu tidak terjadi,” tegas Andi Basmal. Minggu, 8 Maret 2026.

Baca Juga:  Perkuat Sinergitas, Asisten Pidana Militer Kejati Sulsel Audiensi dengan Wali Kota Makassar

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, menyampaikan pesan tegas kepada para notaris yang ditemukan masih memiliki kekurangan dalam kepatuhan administrasi PMPJ. “Kami tidak hadir untuk menghukum, tetapi untuk membina. Temuan dalam audit ini harus menjadi alarm bagi seluruh notaris di Sulawesi Selatan untuk segera berbenah, lengkapi dokumen, perbaiki pengisian kuesioner, dan jalankan PMPJ dengan sungguh-sungguh. Ke depan, audit serupa akan kami laksanakan secara lebih luas dan berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota, karena kepatuhan notaris adalah fondasi dari kepercayaan publik terhadap layanan hukum kita,” pungkas Demson. (r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan

Sulsel

PMII Wajo Kritik Kinerja Legislatif dan Penegakan Hukum, Soroti Penataan Kota hingga Tambang Ilegal

Sulsel

Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Munafri: Aspirasi Tanpa Konfrontasi

ENREKANG

Wakapolres Enrekang Sambut Demonstrasi Lingkar Tambang dengan Profesionalisme

Sulsel

Munafri – Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk

SOPPENG

Bantuan CT Scan Kemenkes RI Diharap Berfungsi di RSUD Latemmamala Akhir Mei 2026

SOPPENG

Disdukcapil dan TP PKK Sulsel Gelar Sosialisasi KISAK di Soppeng

Sulsel

Kantongi 32 Rekomendasi DPRD, Bupati Takalar: Akselerasi Pembangunan Jadi Prioritas