MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD untuk memantau ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
High Level Meeting yang diikuti Bupati Takalar, Forkopimda, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar, Kamis 12 Maret 2026.
Pertemuan tersebut mengusung tema “Upaya Stabilisasi Harga Menjelang HKBN Idul fitri 1447 H/2026 M, serta Sinergi Penguatan Elektronisasi Transaksi Pemerintahan Daerah di Kabupaten Takalar.”
Dalam arahannya, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idul fitri, terutama untuk komoditas pangan. Namun demikian, kondisi ketersediaan pangan di Kabupaten Takalar secara umum masih berada dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan melalui digitalisasi, khususnya dalam sistem transaksi pembayaran. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan ekosistem digital UMKM dengan memperluas penggunaan QRIS di pasar tradisional, pedagang kaki lima, pelaku usaha kuliner, serta UMKM desa melalui berbagai kegiatan percepatan onboarding UMKM.
















