“Ini langkah antisipatif. Lebih baik dicegah dari pada kita menangani dampaknya nanti,” katanya.
Sebagai solusi, Anggota Komisi D DPRD Makassar ini mengimbau masyarakat agar tetap melaksanakan takbiran secara khidmat di masjid atau di lingkungan masing-masing tanpa konvoi kendaraan.
“Silakan tetap bertakbir, tapi dilakukan di masjid atau di wilayah masing-masing. Selain lebih aman, juga lebih tertib dan khusyuk,” pungkasnya.
Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga kenyamanan bersama selama perayaan Idul Fitri di Kota Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachmam
















