RAKERNAS juga menyoroti kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap operasional penerbangan. Konflik di beberapa wilayah telah menyebabkan terjadinya delay bahkan penundaan keberangkatan maupun kepulangan jamaah pada sejumlah maskapai.
Sebagai langkah antisipasi, Darussalam Wisata tetap berkomitmen menggunakan maskapai penerbangan direct (langsung) rute UPG – JED tanpa transit. Kebijakan ini dinilai lebih aman dan efektif dalam meminimalisir risiko keterlambatan serta memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah.
Selain itu, fenomena umrah mandiri yang mulai berkembang di masyarakat juga menjadi perhatian. Darussalam Wisata menegaskan bahwa ibadah umrah bukan sekadar perjalanan, tetapi membutuhkan pendampingan, bimbingan ibadah, serta pengelolaan yang terarah.
Sebagai nilai tambah, Darussalam Wisata menghadirkan pendampingan jamaah secara menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga setelah kembali ke tanah air. Dengan pendekatan ini, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, terarah, dan bermakna.
Tidak hanya berfokus pada pembahasan formal, RAKERNAS ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar agen dan mitra. Berbagai kegiatan kebersamaan seperti games outbound dan permainan kekompakan kelompok turut dilaksanakan untuk membangun kerja sama tim dan memperkuat rasa kebersamaan.
Melalui Rapat Kerja Nasional ini, Darussalam Wisata menegaskan komitmennya untuk terus berkembang, memperkuat sistem, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
Dengan mengusung slogan:
Darussalam Wisata — Hati Tenang, Ibadah Lancar
Darussalam Wisata optimis dapat terus menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan ibadah haji dan umrah serta memberikan pelayanan terbaik bagi umat. (*)
















